![]() |
| img: ilustrasi AI |
Aksi kekerasan yang melibatkan pelajar kembali mengguncang wilayah Kuningan. Seorang siswa kelas 10 menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Kamis (23/4/2026) sore di kawasan Jalan Dangdeur, dekat ikon Bola Dunia yang mengarah ke Perumahan Panorama.
Kerabat korban, Lilis Kalina, membenarkan bahwa keponakannya dibacok saat sedang diajak bermain oleh rekan-rekannya. "Kejadiannya kemarin sore, keponakan saya dibacok tapi pelakunya belum ketemu dan tidak dikenal," ujar Lilis pada Jumat (24/4/2026).
Didi Suryadi, orang tua korban, menuturkan bahwa anaknya sama sekali tidak menyangka ajakan nongkrong biasa tersebut akan berujung pada kekerasan. "Awalnya diajak teman yang masih SMP nongkrong biasa, tapi pas sampai tiba-tiba ada orang tidak dikenal bawa senjata tajam," jelasnya.
Saat serangan terjadi, korban yang mengendarai sepeda motor terjatuh. Teman-temannya dilaporkan langsung melarikan diri meninggalkan korban yang sedang berusaha memungut motornya. "Yang lain kabur, saat dia membungkuk mengambil motor yang jatuh di pinggir jalan, ada yang membacok hingga kena punggungnya," tambah Lilis.
Kondisi korban saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit dan dijadwalkan segera menjalani operasi. Hingga berita ini diturunkan, identitas para pelaku belum teridentifikasi. Polisi terus menggali informasi dari saksi mata dan mencari bukti di lokasi kejadian untuk mengungkap motif di balik penyerangan tersebut.
Sumber :KuninganMass

