Preman Pensiun 4 Sinopsis

Serial televisi Preman Pensiun musim ke 4 kembali siap menemani penonton selama bulan suci Ramadan pada waktu saur.

Preman pensiun 4 telah memasuki episode 3 tayang pada hari ini Sabtu, 26 April 2020, yang setiap harinya pada pukul 04.00 WIB

Preman Pensiun 4 Sinetron RCTI
(foto: instagram/mnc_pictures)
Judul: Preman Pensiun 4
Genre: Religi, Komedi
Negara: Indonesia
Sutradara: Aris Nugraha
Produser: Aris Nugraha
Penulis Naskah: Tim MNC Picture
Rumah Produksi: MNC Picture
Channel TV: RCTI
Jumlah Episode: –
Masa Tayang: Mulai 24 April 2020
Jadwal Tayang: Senin – Minggu pukul 04.00 WIB

Preman Pensiun 4 merupakan kelanjutan dari seri Preman Pensiun.
Menceritrakan seorang pria bernama Muslihat atau Kang Mus (Epy Kusnandar) yang merupakan seorang pengusaha kecimpring.
Kang Mus mengalami kerugian dalam usahanya, dan berdampak kepada keuangan di rumah.

Anaknya Safira sudah lulus SMA, dan akan masuk universitas.

Biaya masuk universitas Safira pun mahal, bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Selain menceritakan kesedihan Kang MUs yang usahanya rugi, Preman Pensiun 4 ini juga menceritakan seorang preman beserta anak buahnya yang selalu membuat warga kota Bandung menjadi resah.

Dalam sinopsis serial Preman Pensiun 4 tayang Sabtu 26 April 2020 hari ini, Kang Mus bingung mau ngerayain hari pernikahannya.

Kang Cecep mulai menyelusuri siapa dalang dari pencopetan itu.
Cecep mencari Bubun menanyakan kepada anak buahnya di terminal

Sebelumnya Putri dari Kang Mus, Safira kecopetan smartphone di sopir angkot.
Kemudian kang Mus meminta Ujang untuk mencari HP anaknya yang kecopetan sekaligus cari pelakunya.
Dalang dari pencopetan itu tak lain yakni Saep yang kembali meramaikan dunia pencopetan di Kota Bandung.

Di tempat lain Kang Mus akan merayakan hari pernikahan bersama istrinya ceu Esih

Kang Mus bingung mau merayakan hari pernikahan mereka.

Ujang nyaranin kang Mus dirayain makan pecel lele.

Sinopsis Preman Pensiun 4 Episode 1 Sinetron RCTI

0 Response to "Preman Pensiun 4 Sinopsis "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel